Selasa, 17 Mei 2016

Islam Katanya


Penulis : Muqoddas Rofi'i

Banyak masyarakat di  indonesia sekarangsering mempesoalkan agama daripada masalah sosial. Padahal manusia di ciptakan di bumi ini baik laki-laki dan perempuan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa supaya saling mengenalbukanmempersoalkanberagama.
Allah berfirman  tentang hakikat manusia di dalam masyarakat dalam surat al-hujurat ayat 13 :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ.
Artinya :hai manusia kami mencitakan kaliannya semua laki-lakidan perempuan danmenjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya untuksaling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kalian.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal.
Ketikamemahamiayat di atas sebagaima nusiaharus mementingkan masalah social masyarakat daripada mempersoalkan masalah keberagamaan manusia sebelum mengenal orang itu. Dan Allah swt menegaskan orang yang paling mulia di antara kalian disisi Allah ialah orang yang paling taqwa dengan kata lain orang yang mementingkan masalah social masyarakat derajatnya paling mulia di sisi Allah swt.
Sebelum pembahasan lebih jauh, perlu kita pahami dahulu apa itu agama (dalam bahasa Inggris di sebut religion, dan dalam bahasa Arab disebut al-dien). Agama secara bahasa berasal dari bahasa Sansekerta yang masuk kebendaharaan bahasa melayu (Nusantara). Ada perbedaan pendapat mengenai arti kata ini, satu sisi mengatakan agama terdiri dari kata a berarti tidak dan gama berarti kacau atau kocar-kacir. Jadi, agama berarti tidak kacau, tidak kocar-kacir, atau terarur. Sedang dilain sisi mengatakan definisi tersebut tidaklah ilmiah. Menurutnya (yang berpendapat lebih ilmiah) agama berasal dari kata gam yang mendapatkan awalan dan akhiran a, sehingga menjadi agama. Kata dasar gam tersebut memiliki arti yang sama dengan kata ga atau gaan dalam bahasa Belanda, atau kata go dalam bahasa Inggris, yang berarti pergi. Setelah mendapat awalan dan akhiran a artinya menjadi jalan. Yang dimaksud adalah jalan hidup atau jalan yang harus ditempuh manusia sepanjang hidupnya. Pengertian jalan ini ditemukan sebagai ciri-ciri hakiki dalam banyak agama. Taoisme dan Syinto berarti jalan; Budhisme menyebut undang-undang pokoknya dengan jalan; Yesus menyuruh pengikutnya untuk menurut jalannya; Thariqat, Syari’at, dan Shirath dalam ajaran islam juga bermakna jalan.
Dengan demikian pengertian secara etimologis kata agama yang mengandung arti yang bersifat mendasar yang dimiliki oleh setiap agama adalah jalan; jalan hidup; jalan yang mendatangkan kehidupan yang teratur, aman, tentran, dan sejahtera. Sedang secara terminologis agama adalah merupakan suatu kepercayaan.
Dalam istilah lain agama disebut juga dengan religi yang diserap dari bahasa Inggris religion. Kata religion itu sendiri berasal dari bahasa Latin, yang berasal dari kata relegere yang memiliki arti dasar berhati-hati, dan berpegang pada norma-norma atau aturan-aturan secara ketat; atau relegare yang berarti mengikat, maksudnya mengikat diri pada sesuatu yang ghaib yang suci. Dengan demikian religi pada dasarnya memiliki pengertian sebagai keyakinan akan adanya kekuatan yang ghaib yang suci, yang menentukan jalan hidup dan mempengaruhi kehidupan manusia, yang dihadapi secara hati-hati dan diikuti aturan-aturan serta norma-norma secara ketat, agar tidak menyimpang dari kehendak yang telah ditetapkan oleh kekuatan ghaib yang suci tersebut.
Selain itu ada juga yang menyebut agama dengan istilah al-dien. Kata al-dien berasal dari kata dasar daan  ( (دَانَyang berarti hutang; sesuatu yang harus dipenuhi atau ditunaikan. Sedang dalam bahasa Semit, kata al-dien (دِين) berarti undang-undang atau hukum. Dengan demikian arti kata daan dan al-dien menunjukan pengertian undang-undang atau hukum yang harus ditunaikan oleh manusia, dan mengabaikannya akan berarti hutang yang akan dituntut untuk ditunaikan, serta akan mendapat hukuman jika tidak ditunaikan.
Pengertian islam secara etimologi dari bahasa Arab : salima yang artinya selamat. Dari kata itu terbentuk aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk atau patuh.Sebagaimana firman Allah swt dalam surat al-baqaroh ayat 12 :
بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِنْدَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ.
Artinya : (tidak demikian) bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah sedangia membuat kebajikan, maka baginy apahala pada sisi tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.
Dari kata aslama itulah terbentuk kata islam. Pemeluknya disebut muslim. Orang yang memeluk islam berarti menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaranya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar